Assalamualaikum Wr. Wb
Ada yang belum tau apa itu "Open BTS?" kali ini saya akan membahas mengenai open BTS. yuk simak !
OPEN BTS
Neng Mira
Oktaviani/1102415046
Jurusan Kurikulum &
Teknologi Pendidikan
Universitas Negeri
Semarang
Bagi sebagian
orang, mungkin belum mengetahui banyak mengenai open BTS. Walaupun sudah
sering mendengar dari beberapa media dan praktisi IT, namun banyak juga yang
tidak tahu pengertian sesungguhnya dari Open BTS tersebut dan apa kegunaan nya
bagi industri telekomunikasi Indonesia.
Nah mari
kita pelajari bersama hal-hal yang terkait dengan open BTS
Pengertian OpenBTS
Open BTS adalah sebuah aplikasi yang
berjalan pada platform linux. Open BTS sejatinya merupakan sebuah aplikasi yang
opensource namun dalam pengadaan alatnya/hardwarenya harus membeli. Open BTS
sebenarnya tidak berbeda jauh dengan BTS(Base Transceiver Station) pada
umumnya.
Open BTS menggunakan perangkat keras
yang bernama USRP(Universal Software Radio Peripheral) untuk memancarkan signal
jaringan standar selular (GSM).
Komponen dasar sistem Open BTS relatif
sederhana di bandingkan BTS yang sebenarnya dan cara kerjanya hampir mirip.
Open BTS dalam penggunaannya dapat digunakan di daerah yang terpencil dan
terisolir dari listrik maupun koneksi internet.
Sementara itu, USRP sendiri berfungsi
sebagai transceiver(pemancar dan penerima) sinyal GSM. Untuk penomoran dan
manajemen lalu lintas suara(voice) digunakan aplikasi Asterisk(protokol VoIP
SIP). Fungsi Asterisk mirip perangkat MSC(Mobile Switching Center) pada sistem
GSM. Karena itu Asterisk juga disebut soft switch karena berbasis piranti
lunak. Sedang untuk SMS memakai aplikasi Jabber protokol XMPP. Semua aplikasi
ini free dan open source.
Mengenai jangkauan, OpenBTS ini bisa
menjangkau hingga radius 20 km sehingga socok untuk diterapkan di wilayah
pelosok yang tidak terjangkau jaringan seluler. Selain itu, SIM card yang sudah
tidak terpakai juga bisa digunakan di OpenBTS ini.
Tujuan awal di ciptakannya
Open BTS adalah untuk memenuhi kebutuhan khusus seperti untuk daerah yang
terpencil,untuk daerah bencana,untuk penelitian, serta sifatnya yang portable
sehingga mudah dibawa kemana-mana. Open BTS digunakan untuk penelitian
dikarenakan jika menggunakan BTS yang sebenarnya tentu akan sulit bagi
mahasiswa atau institusi pendidikan karena biaya yang terlalu besar dan
perangkat yang besar. Open BTS bisa didirikan dan diatur dengan cepat dan
berbasis internet.
Karena merupakan
penurunan ukuran dari BTS yang sebenarnya sehingga terdapat fitur-fitur yang
berbeda satu sama lain, misal Open BTS mangganti insfrastruktur tradisional
operator GSM, dari Base Transceiver Station(BTS). Dari yang biasanya trafik
diteruskan ke Mobile Switching Center(MSC),pada Open BTS trafik diterminasi
pada box yang sama dengan cara meneruskan data ke Asterisk PBX melalui SIP dan
Voice-over-IP(VoIP). Selain itu penambahan kata
Open pada BTS dimaksudkan bahwa jaringan yang dihasilkan bisa diakses oleh
siapa saja atau bisa terhubung kamana saja .Semua orang bisa menghubungkan ke
kartu apapun. Open BTS bisa membuat SSID kemana saja.
Sistem kerja Open BTS
Sistem kerja dari Open BTS adalah Open BTS mengganti
infrastruktur tradisional dari operator GSM, dari Base Transceiver Station
(BTS) ke belakangnya. Dari yang biasanya traffik diteruskan ke Mobile Switching
Center (MSC), pada Open BTS trafik di terminasi pada box yang sama
dengan cara mem-forward data ke Asterisk PBX melalui SIP dan Voice-over-IP
(VoIP). Sementara itu, referensi air interface (Um) menggunakan
software-defined radio (SDR) pada Universal Software Radio Peripheral (USRP) USB
board.
Penerapan Open BTS
Penerapan pertama dari Open BTS adalah
ketika dipasang di sebuah negara kecil yang bernama Niue pada 2010 silam. Niue
adalah sebuah negara yang sangat kecil dengan penduduk sekitar 1700 orang yang
tidak menarik bagi penyelenggara telekomunikasi mobile. Struktur biaya OpenBTS
sangat cocok untuk Niue yang sangat mendambakan layanan selular tapi tidak bisa
membeli sistem base station GSM konvensional. Di papua juga merupakan lokasi
penerapan Open BTS. Tercatat sejak tahun 2014, Kurtis Heimerl membangun Open BTS
di salah satu daerah terpencil dekat wamena.







0 komentar:
Posting Komentar