MikroTik RouterOS™ adalah sistem operasi dan perangkat lunak yang dapat digunakan untuk menjadikan komputer manjadi router network yang handal,
VM VirtualBox adalah perangkat lunak virtualisasi, yang dapat digunakan untuk mengeksekusi sistem operasi "tambahan" di dalam sistem operasi "utama". Sebagai contoh, jika seseorang mempunyai sistem operasi MS Windows yang terpasang di komputernya, maka seseorang tersebut dapat pula menjalankan sistem operasi lain yang diinginkan di dalam sistem operasi MS Windows.
Berikut merupakan cara menginstall mikrotik di virtualbox:
1. Langkah pertama ialah melakukan konfigurasi virtual box. Buka program VirtualBox, klik pada New untuk membuat pengaturan baru. Kemudian klik Next pada jendela Welcome wizard. Pada jendela Create New Virtual Machine tuliskan nama virtual mesin anda misal Windows 8, kemudian pada Operating System pilih Microsoft Windows dan pada Version pilih Windows 7 kemudian klik Next. Pada jendela selanjutnya pilih Create new hardisk karena saya beru pertama kali menginstal VirtualBox, klik Next. Pada langkah selanjutnya biarkan secara default artinya pilih saja tipe file VDI (VirtualBox Disk Image), klik Next. dan langkah selanjutnya menentukan besar hardisk virtual, pastikan pengaturan yang anda lakukan sudah benar kemudian klik Create. Selesai membuat Virtual PC/Virtual mesin anda, kini saatnya melakukan tweak agar virtual PC anda berjalan pada performa yang optimal. Masih pada VirtualBox, klik pada Settings, pilih pada menu System. Pada tab Motherboard centang pada Enable IO APIC. Pada tab Processor pilih jumlah CPU yang digunakan, pilih 2 CPU kemudian centang pada Enable PAE/NX. Pada tab Acceleration centang pada semua pilihan kemudian klik OK.
1. Langkah pertama ialah melakukan konfigurasi virtual box. Buka program VirtualBox, klik pada New untuk membuat pengaturan baru. Kemudian klik Next pada jendela Welcome wizard. Pada jendela Create New Virtual Machine tuliskan nama virtual mesin anda misal Windows 8, kemudian pada Operating System pilih Microsoft Windows dan pada Version pilih Windows 7 kemudian klik Next. Pada jendela selanjutnya pilih Create new hardisk karena saya beru pertama kali menginstal VirtualBox, klik Next. Pada langkah selanjutnya biarkan secara default artinya pilih saja tipe file VDI (VirtualBox Disk Image), klik Next. dan langkah selanjutnya menentukan besar hardisk virtual, pastikan pengaturan yang anda lakukan sudah benar kemudian klik Create. Selesai membuat Virtual PC/Virtual mesin anda, kini saatnya melakukan tweak agar virtual PC anda berjalan pada performa yang optimal. Masih pada VirtualBox, klik pada Settings, pilih pada menu System. Pada tab Motherboard centang pada Enable IO APIC. Pada tab Processor pilih jumlah CPU yang digunakan, pilih 2 CPU kemudian centang pada Enable PAE/NX. Pada tab Acceleration centang pada semua pilihan kemudian klik OK.
2. Cara menginstal mikrotik, siapkan 3 lan
card. Tambhan satu lan card dengan menggunakan acces point. Berikan setting
bridge adapter pada lancard sesungguhnya dan setting must only adapter untuk
lan card buatan.
3. Berikan setting bridge adapter pada lancard
sesungguhnya dan setting must only adapter untuk
lan card buatan
lan card buatan
4. Kemudian install mikrotik, start- finish
5. Lancard satu untuk koneksi modem, lancard
dua untuk koneksi ke jaringan local, dan lancard ketiga untuk koneksi ke access
point. Sebelum konfigurasi ip pastikan disable server pada komputer dan
pastikan ketiga lancard tidak ada ip addressnya. Kemudian non aktifkan lancard
access pointnya. Langkah pertama ialah cara konfigurasi ip, klik terminal
kemudian ketik interface print untuk mengetahui konfigurasi lancard. Kemudian
ganti nama ketiga lancard, menjadi “modem”, Ethernet 2 “access point” dan
Ethernet ketiga menjadi “switch
Kemudian set IP address, kemudian cek ip
address dengan perintah ip address print
6. Ethernet yang terpasang secara default akan diberi nama
dengan ether1, ether2 dan seterusnya oleh MikroTik. Untuk memudahkan kita
mengingat ethernet card yang terhubung ke jaringan publik dan ethernet yang
terhubung ke jaringan lokal, maka kita bisa memberikan nama interfaces tersebut
sesuai dengan keinginan kita. Misalnya ethernet 1 kita beri nama “publik”, dan
ethernet 2 kita beri nama “lokal”.
Perintahnya adalah :
[admin@MikroTik] > interface set ether1 name=publik
[admin@MikroTik] > interface set ether2 name=lokal
Kemudian untuk pemberian IP Address pada Interface yang sudah
kita ganti nama tadi adalah sebagai berikut:
[admin@MikroTik] > ip address add address=192.168.1.2/24
interface=local. Set ip address setiap
Ethernet untuk konfigurasi ip di mikrotik
















0 komentar:
Posting Komentar